Boaz Theofilius Erwin Solossa
Boaz Theofilius Erwin Solossa (IST)

Boaz; Kami bermain demi harkat dan martabat orang Papua

Diposting pada

INFOPERSIPURA.com – Kekalahan Persipura Jayapura dari Persela Lamongan hingga kini masih hangat menjadi perbincangan hangat di medsos. Banyak yang mengkambinghitamkan wasit Dodi Setia Purnama karena menganulir gol pertama Persipura di babak pertama.

Ya, Dodi tidak mensahkan gol Hiton Moreira karena salah satu pemain Persipura Jayapura melakukan pelanggaran kepada pemain Persela Lamongan. Julukan wasit kontroversi kian menggema, pasalnya tak hanya Persela versus Persipura saja, Dodi bahkan tercatat masuk dalam jajaran wasit bermasalah pada tahun 2014.

Kepemimpinan Dodi membuat kapten Boaz Solossa angkat bicara. Pria yang akrab disapa Bochi ini dalam akun instagramnya mengatakan bahwa terkadang Persipura bermain tidak hanya melawan 11 pemain namun kadang melawn tim dengan 14 pemain.

“Tolong bantu tim kebanggan kalian, karena terkadang kami bermain bukan hanya dengan 11 pemain tetapi dengan 14 pemain yaitu wasit,” tegas Boaz melalui akun Instagram pribadinya, Senin (30/7).

Tidak sampai disitu, Boaz juga mengatakan bahwa selagi masih ada mafia bola di tanah air ini, sudah dapat ditentukan siapa sang juara di tahun ini.

“Tetapi kami tim Persipura Jayapura Papua bermain demi harkat dan martabat orang Papua, itu lah kami yang selalu bermain dengan hati. Jadi tolong bantu kami dengan doa karena doalah yang bisa mengalahkan semuanya, terimakasih Tuhan Yesus memberkati kalian semua,” cetus Boaz.

Tidak hanya Boaz yang ikut mengkritisi, namun bomber asal Brazil, Hilton Moreira juga angkat bicara. Dirinya mengatakan bahwa perjuangan di lapangan hanya sia-sia jika wasit yang memimpin pertandingan membunuh kerja keras mereka.

“Kita tetap berusaha maksimal, kita fokus dan kerja keras di lapangan. Tetapi kalau gol di anulir kita tidak bisa berbuat apa-apa, dan orang-orang terlalu gampang kalu mau kritik saya atau tim saya,” ujar Hilton. (eri/wen)

5/5 1 rating
Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *