Ketua Panpel Persipura Jayapura, Matias B. Mano.
Ketua Panpel Persipura Jayapura, Matias B. Mano.

Dua laga Kandang, Pendapatan Tiket Sebesar Rp 500 Juta

Diposting pada

INFOPERSIPURA.coM/PASIFICPOS – Manajemen Persipura Jayapura memperolah dana dari penjualan tiket masuk ke stadion sebesar Rp 500 juta.

Umum Persipura Jayapura, Benhur Tomi Mano mengatakan, ada progres positif dari penjualan tiket dari dua laga home Persipura di Jayapura.

“Saya terus pantau kinerja Panitia Pelaksana dibawah komando Mathias Mano, dan puji Tuhan ada progres yang baik, pembenahan yang kami lakukan membuahkan hasil, dari dua pertandingan kandang ada pendapatan berkisar Rp 500 juta atau setengah miliar, saya berterimakasih kepada Panpel dan juga masyarakat pecinta Persipura yang datang nonton dan beli karcis, karena itu ikut membantu kami,” kata BTM yang juga Walikota Jayapura, Kamis (19/4/2018).

Menurutnya, Sebelumnya kami sudah pernah sampaikan kepada masyarakat, beberapa hal yang bisa dilakukan masyarakat untuk membantu Persipura adalah menggunakan kartu debit Persipura dari Bank Papua dan membeli karcis saat menonton.

Selain itu, saya juga minta Panpel untuk bisa menekan kebocoran dari pintu masuk Stadion, dan saat ini pihak keamanan Panpel berhasil menekan kebocoran itu,” tambah BTM.

Menurut BTM, progres tersebut tidak lepas dari upaya pengurus Persipura dalam melakukan pembenahan di tubuh Panitia Pelaksana.

“Saya akan terus pantau dan minta laporan Panpel, harus terus ditingkatkan, agar kedepan setidaknya bisa ikut membantu Manajemen Persipura secara finansial, kalau ada dana dari Panpel secara reguler pasti kita tidak kesulitan di awal tahun dalam proses persiapan tim, jadi kalau ada anggaran kan pemain tidak kabur karena bisa cepat kita kontrak, saya harap Panpel bisa terus tingkatkan kinerja,” tandasnya lagi.

BACA JUGA
Persipura tahan Imbang MU

Selain itu, bila kondisi tersebut bisa terus ditingkatkan, manajemen bahkan memiliki perencanaan lain yang dapat meningkatkan pemasukan bagi Panpel dan Manajemen Persipura Jayapura.

“Saya sudah diskusikan banyak hal dengan Manajer, Pak Rudy Maswi dan Direktur Utama, Pak Herat Kalengkongan, pada dasarnya kami akan merubah bentuk karcis dengan bentuk gelang, tidak lagi dengan bentuk yang konvensional seperti biasa, dan kalau kondisi anggaran terus membaik kita bisa saja buat Kafe- kafe resmi Persipura di sekitar Stadion, Kafe akan menjual makanan dan minuman ringan serta mechandise Persipura, dan kita juga punya rencana untuk miliki LED Banner di pinggir lapangan, dengan LED tersebut kita bisa promosi banyak hal dan akan ada pemasukan dari sana, kita sama-sama berdoa semoga cita-cita dan harapan kita ini bisa terwujud, kita akan mulai dari hal-hal ini untuk menuju ke perencanaan lain yang lebih besar,” jelas BTM lagi.

BACA JUGA
Persipura tahan Imbang MU

Sadar akan tanggung jawab yang tidak ringan, Ketua Panitia Pelaksana Persipura, Mathias Mano, mengaku akan selalu siap meningkatkan kinerja Panpel.

“Kita ini kan prajurit, kalau pimpinan kasih kepercayaan dan perintah, ya pasti kita akan laksanakan dengan sebaik mungkin, saya bersyukur karena didukung penuh oleh Manajemen, teman-teman Panpel dan seluruh aparat keamanan yang sangat solid. Bagi saya, harapan Ketua Umum adalah perintah, kami akan berusaha maksimal, mohon dukungan seluruh masyarakat untuk menonton di Stadion dengan membeli karcis, nonton dengan tertib dan nantinya pulang kerumah dengan tenang dan aman,” tegas Ketua Panpel, Mathias Mano.

Mathias Mano menambahkna, pendapatan Panitia Pelaksana dari Penjualan Karcis sebagai berikut, laga Persipura vs Persela Rp. 272.979.000, Pajak 5% Rp 13.648.950, pendapatan bersih bersih Rp 259. 330.050.
Laga Persipura vs PS. Tira Rp. 263.160.000, potongan pajak 5% Rp 13.158.000 dan pendapatan bersih Rp 250.002.000.

5/5 1 rating
Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *